Sebuah puisi

 Sampai di dermaga 


Tempat sumbernya rindu 

Lambaian terakhir dengan dikau

Menetaplah di sini sebentar saja


Perjalanan baru dimulai

Kapal segera berangkat 

Berjanjilah jika itu sebentar


Sang pemilik waktu telah memanggil

Dia harus bergegas 

Kabarilah jika sampai 


Kabar itu tak pernah sampai 

Kau menitip rindu yang mati 

Akankah kau mengambil rindu ini?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengapa aku menulis?